RESENSI TERATER BAHASA INDONESIA “ NEGERI GAGAP “


Assalamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh.

Hallo teman – teman bagaimana nih kabarnya ? semoga tetap sehat ya.  Oh iya ada sedikit informasi menarik nih dari aku Alisa Purnamasari XI IPA 4 . 

Di simak ya baik – baik ! 

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia ( KBBI ), teater mempunyai tiga pengertian yaitu, gedung atau ruangan tempat pertnjukkan film, sandiwara dan sebagainya.  

Kemudian pengertian kedua ialah ruangan besar dengan deretan kursi – kursi ke samping dan ke belakang untuk mengikuti kuliah atau untuk peragaan ilmiah.  Pengertian terakhir ialah pementasan drama sebagai suatu seni atau profesi; seni drama ; sandiwara ; drama.  

Secara etomologis kata teater dapat diartikan sebagai tempat atau gudang pertunjukkan.  Sedangkan secara istilah, kata teater diartikan sebagai segala hal yang dipertunjukkan diatas panggung untuk dikonsumsi penikmatnya.  

Giamana ? sudah pahamkan teman – teman mengenai arti dari teater yang sudah dijelaskan diatas ? Nah selanjutnya gimana ya contoh karya teater itu ? check it out !!

Taeater kelas XI IPA 4 yang digelar pada hari Kamis, 19 Mei 2022 dengan judul yang begitu menarik, yaitu “ NEGERI GAGAP “ dan bertema integrasi ini sungguh sangat di rekomendasikan untuk di tonton. 

POSTER TEATER XI IPA 4


JUDUL : NEGERI GAGAP 

PENULIS : KANIA NUUR SA’ADAH

PEMENTAS TEATER  : KELAS 11 IPA 4 [ OFFICE ]

TANNGAL PEMENTASAN : KAMIS, 19 MEI 2022 

DURASI TEATER : 45 MENIT 

TEMPAT PEMENTASAN : DI KELAS XI IPA 4

SUTRADARA : MUHAMAD FARHAN RAFIANSYAH 

ASTRADA : MIKHAIL GHAZALI S

AKTOR ORIENTASI : 

  • MIKHAIL GHAZALI S
  • DHIKA AWALUDDIN A 
  • ANGGA LARANG 
  • ASTRIA RIZKA LATIFAH S
  • RANISA SRI RAHAYU L
  • TIARA RIZKI O
  • MEGA SILPIYA 

AKTOR INTI :

  • M. RIZKY ABDULLAH 
  • NAISYLLA NYRMAYANTI 
  • KANIA NUUR SA’ADAH 
  • RIZFAN FADILLA A 
  • RANGGA YUDISTIRA 
  • IRJI FARID ILHAMSYAH 
  • ALISA PURNAMASARI
  • WIDYA DEVIANTI 
  • M. FARHAN RAFIANSYAH
  • NISRIINA NAZWA A 
  • ASLAMA RAHMA A
  • NAIMA FATIA R
  • RISNA ROSDIANA H
  • AJI FIRMANSYAH
  • DITO ARI N 


INTI / ISI DARI PEMENTASAN ;

Dalam teater yang berjudul “ NEGERI GAGAP “ yang di pentaskan oleh 11 IPA 4 ini mengisahkan tentang seorang calon ketua DPR yang berkorupsi dana bansos.  Kisah ini terfokus pada kisah keluarga dari Bapak Angga sudarajat yang berantakan karena sering bertengkar dengan istrinya Ibu Jamilah karena beliau yang berselingkuh dengan wanita lain 1``yang bernama widya devianti, dan selalu bersitegang dengan anak perempuannya yang sedang bekuliah di universitas hukum yang bernama Dinda.

Secara garis besar teater ini menceritakan tentang keresahan terhadap kejadian di negerinya dan di negeri dimasa depan yang mana banyak para pejabatnya yang melakukan korupsi dan menyengsarakan rakyat.  

Jika dilihat dan dicermati lebih mendalam, teater ini merupakan salah satu kritikan kepada para pejabat yang seharusnya mengayomi dan sebagai wadah penerima aspirasi rakyat, namun para pejabat tersebut malah memanfaatkan kewenangan dan kekuasaanya untuk mengambil uang rakyat.  Selain itu, kegiatan korupsi seakan sudah menjadi tradisi di Indonesia, hal tersebut di tunjukkan pada Babak 3 seorang mahasiswa hukum berpuisi 

“ Begitu banyak hal yang terkadang terlalu sulit untuk dipahami 

Para koruptor melambaikan tangan dilayar televisi

Mungkin mereka bangga merasa dirinya tak tercela 

Sebagai kisi – kisi dari system kerja ?”

Dimana hal tersebut menjelaskan bahwasanya dari zaman presiden Soekarno hingga sekarang Joko widodo para pejabatnya pasti ada yang mengorupsi uang rakyat.  Sehingga ditegaskan kembali bahwasanya para korupsi sudah tidak tahu diri dan tidak mempunyai rasa malu lagi, seakan korupsi di Indonesia sudah mendarah daging dan sudah menjadi kebiasaan para pejabat untuk memperkaya dirinya sendiri. 

Pada teater tersebut banyak bentuk sindiran tentang negeri ini yang pejabatnya banyak korupsi dan menganggap agama menjadi hal politik, selain itu lebih mirisnya lagi para pejabat yang korupsi tersebut dapat bermewah - mewahan ditengah masyarakat kecil yang semakin tercekik.  Dimana ditunjukkan pada babak 4, Bapak Angga sudrajat berselingkuh dengan widya dan ingin membelikan sebuah mobil mewah dengan menggunakan uang hasil koruspsi. 

KELEBIHANNYA :

Kelebihannya  dari segi penggambaran tokohnya sudah jelas, setiap tokoh memiliki peranan dan porsinya masing- masing.  Dari segi gaya bahasanya pun menggunakan pembawaan yang mudah diterima bagi penikmatnya walaupun di selipi dengan bahasa gaul dan juga bahasa daerah [ Bahasa jawa ].  Terdapat banyak sekali nilai moral yang dapat kita petik dalam monolog dari teater tersebut, adalah bahwa seharusnya para pejabat Negara yang sukses tidak mendapatkan rezeki dari uang haram hasil korupsi. Tapi yang membuat beda dari teater yang lainnya, teater ini ada actor orientasi yang di make up menggunakan unsur – unsur darahnya dan  meyerupai malaikat pencabut nyawa memakai jubah hitam, serta berkata dengan lantang kata – kata yang kotor bisa dikatakan mendeskripsikan seorang koruptor. 

Selanjutnya saya apresiasi di bagian babak pengadilannya, suasana dalam teater tersebut cukup mendukung, setiap adegan seperti nyata baik dari segi propertinya, acting pemerannya karena pembawaanya yang serius dan tegas mampu membawa kita seakan dalam sebuah pengadilan sungguhan.  

Dari teater ini ada adegan membaca puisi pada bagian babak 7,  pelaku korupsi yang di tangkap di rumahnya sendiri di  depan anak – anaknya.  Saya kagum dengan penggunaan kosa kata yang menarik seperti : 

Aku pernah belajar menghemat kata – kata 

Sedikit bicara banyak bekerja 

Tapi engkau malah mengajariku 

Agar bisa dikurangi dan sebagian dari kata – kata

Masuk ke kantong celana

Aku pun terheran heran 

Dipagi buta banyak polisi 

Menjaga jalan dan lorong gang 

Ada yang menyamar sebagai pedagang ada yang mengajakku berbincang – bincang di depan pagar

Tak lama kemudian 

Sebuah rumah diketuk pintunya dan seseorang dengan wajah pucat pasi

Dibawa pergi 

Seorang koruptor telah ditangkap 

Di depan anak – anaknya, darah dagingnya sendiri.  

 dan juga pembawaannya yang tegas nan lantang.  

KEKURANGANNYA : 

Jika dilihat dari jalan ceritanya, sudah sesuai dengan judul yang diambil yaitu menceritakan tentang masalah korupsi, tetapi kurang pembawaannya dari si tokoh utama pria Bapak Angga sudrajat dalam mengucapkan kata – kata, intonasinya kurang keras dan tegas juga masih minim ekspresinya.  

Hakim utama menurut saya kurang tegas pembawaannya, juga hakim 2 dan 3 yng kurang berinteraksi.

Seharusnya hukuman para koruptor bukan di penjara saja, supaya lebih jera ada adegan di eksekusi mati biar seru dan menantang. Siapa tahu karena adanya adegan tersebut di teater ini bisa dijadikan contoh hukuman untuk kedepannya di kehidupan nyata untuk para tikus – tikus berdasi yang menjijikan.

Untuk segi pergantian babak, disaat pengambilan dan penataan propertinya perlu di tingkatkan lagi supaya tidak ricuh karena menghasilkan suara yang tidak mengenakan untuk didengar penonton dan cenderung terburu – buru. Tetapi terbantu oleh suara intrumental dari tata musiknya yang mendukung.  

Namum, selebihnya isi cerita yang disampaikan pada teater ini mudah dipahami oleh penikmatnya dan merupakan salah satu cara untuk menyampaikan keresahan masyarakat kepada petinggi Negara yang dibawakan dengan media kesenian.

KESATUAN :

Dari kesatuan, teater ini telah memiliki unsur kesatuan.  Hal ini dapat dilihat dari setting yang sesuai dengan apa yang diceritakan.  Selain itu, adegan demi adegan berjalan mengalir yang menjadi satu kesatuan.  Klimaks terlihat jelas diakhir pementasan dan itu direspon baik oleh para penonton.

KESELURUHAN :   

Secara keseluruhan teaternya bagus dan menarik untuk ditonton.  Semua pemeran bermain dengan cukup ekspresif sesuai dengan perannya, settingnya juga sesuai, lightingnya sangat pas dan keren. 

PENUTUP :

Kesimpulannya :

Dari pementasan teater ini dapat disimpulkan bahwa apa yang dipentaskan sudah bagus dan sesuai dengan judul yang dibawakan. 

Mugkin cukup sekian dari saya, Alisa purnamasari pamit undur diri , mohpn maaf bila bayak kesalahan.  

Terima kasih atas waktunya ya teman – teman.  

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh.  



  

Komentar

  1. Bagus banget resensinya teman-teman 😆

    BalasHapus
  2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  3. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  4. Lihat lagi contoh penulisan resensi di PPT 👍

    BalasHapus

Posting Komentar